Home » » Cekdam Desa Tinumpuk – Multi Fungsi

Cekdam Desa Tinumpuk – Multi Fungsi

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Senin, 09 Desember 2013 | 14.28

      Cekdam Desa Tinumpuk      
Bojonegoro - Pada 2009, Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari kabupaten Bojonegoro, mendapatkan dana BLM PNPM untuk kegiatan pembangunan cek dam. Usulan yang diajukan oleh masyarakat Desa Tinumpuk tersebut didasari permasalahan yang dipotret dari kalender musim. Pada musim kemarau seringkali terjadi kekurangan air untuk mengaliri sawah, dan di saat kemarau banyak masyarakat yang tidak bisa mandi dikarenakan air sumur sudah tidak mengeluarkan sumber airnya lagi.

“Jangankan untuk mengaliri sawah to Pak, lha wong untuk mandi cuci kakus saja tidak ada” ujar salah Sumber, Kepala Desa Tinumpuk. Selain itu, di musim penghujan seringkali air meluber tidak terkontrol. bahkan, seringkali panen padi pun tertunda jika sungai dalam keadaan banjir.
“Cek dam ini sangat bermanfaat sekali, karena biasanya sawah di seberang sungai hanya bisa panen satu kali dalam setahun dengan dibangunnya cek dam ini maka panennya sekarang menjadi 2 kali dalam setahun. Sedangkan di musim kemarau, sumur-sumur penduduk tetap masih mengeluarkan air sehingga masyarakat sekarang bisa mandi dengan leluasa meskipun di musim kemarau” jawab Sumber dengan bangga ketika ditanya tekait manfaat pembangunan cekdam.
Cek dam ini memang multi fungsi. Pada waktu musim penghujan, pintu air cek dam dibuka secara bergantian agar tidak terjadi banjir. Begitu pula sebaliknya, pada musim kemarau, pintu air ditutup bergantian dengan menggunakan kayu ukuran 8/12, sehingga cek dam berubah fungsi sebagai bak penampung air. Dengan demikian, air bisa diatur dengan leluasa untuk mengaliri sawah.
Sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan desain, sebenarnya cek dam tersebut hanya didesain dengan lebar lantai hanya 1 meter, dan pagar di satu sisi saja. Tetapi, masyarakat menghendaki lain, sehingga lantai diperlebar 2 meter menyerupai jembatan umumnya, sehingga bisa dilewati traktor serta bisa dimanfaatkan dilewati gerobak maupun sepeda motor dalam mengangkut hasil pertanian.
Ketika memantau kondisi cek dam ini, Gelora mencoba menggali informasi dari warga sekitar yang setiap hari melewati dan memanfaatkan cekdam tersebut. ”Kalau tidak ada jembatan maka orang sini yang punya sawah mau nggarap sawah sangat susah karena harus memutar desa lain dan juga kalau mengangkut hasil produksi panen juga sangat sulit bila sungainya banjir” ujar Sutini, salah satu warga yang kebetulan melintasi cekdam.

Usulan masyarakat yang benar-benar menjadi kebutuhan prioritas seperti halnya cek dam inilah yang disebut dengan pengalokasiaan bantuan yang tepat sasaran. Secara tidak langsung PNPM berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat bisa dengan leluasa memanfaatkan air di musim hujan maupun kemarau. Masyarakat juga bisa dengan mudah mengangkut hasil panen, tanpa harus memutar melewati jalan di desa lain, sehingga ongkos angkut hasil panen bisa ditekan. (Hars)
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger