Home » , » KESADARAN & URUNAN 2 AKHIRAN – AN KUNCI SUKSES PEMELIHARAAN (Peran TP3)

KESADARAN & URUNAN 2 AKHIRAN – AN KUNCI SUKSES PEMELIHARAAN (Peran TP3)

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Selasa, 22 Oktober 2013 | 14.47

Bupati & Wakil Bupati Meresmikan Jalan Aspal
Lumajang - Desa kalidilem merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Randuagung dengan luas wilayah adalah 1.167 Ha. Berdasarkan topografi yang ada, Desa Kalidilem adalah Dataran Tinggi. Sebagian besar desa ini dipergunakan untuk lahan pertanian tebu. Saat ini, Kalidilem dipimpin oleh kepala desa yang bernama Eko Juli Kurniadi.  Berdasarkan hasil MAD Penetapan Usulan tahun 2011 PNPM MPd, Desa Kalidilem mendapatkan prioritas usulan nomor 2, dengan usulan kegiatan jalan aspal sepanjang 2,575 M di dusun karetan. Alokasi dana yang dipergunakan untuk pembangunan jalan aspal tersebut sebesar Rp. 330.482.800,- dan telah dilakukan MDST tanggal 18 April 2012 yang peresmiannya dilakukan oleh Bupati Lumajang, Dr. H. Sjahrazad Masdar, MA.
Pemeliharaan prasarana menjadi salah satu hal penting pasca pelaksanaan tahapan kegiatan. Menjadi penting disebabkan karena menjadi faktor penentu lama atau tidaknya umur ekonomis dan manfaat serta pemakaian jalan. Maka dibentuklah Tim Pengelola Pemeliharaan Prasarana atau lazim disebut TP3. Jalan tersebut menjadi jalan utama dusun, penghubung antar dusun dan juga penghubung antara desa Kalidilem dan beberapa desa di Kecamatan Randuagung dan Jatiroto. Selain sebagai jalan utama di dusun tersebut, juga menjadi jalur utama ekonomi, pendidikan dan kesehatan.
Mengingat tingginya intensitas angkutan truk pada saat musim tebang tebu sekitar bulan Mei – Nopember setiap tahun , untuk pemeliharaan jalan tersebut, telah dilakukan Musyawarah desa untuk disepakatinya tentang pemeliharaan jalan. Dalam musdes tersebut dihadiri oleh kades, Tokoh Masyarakat dan pemilik lahan tebu. Beberapa poin kesepakatan adalah dibentuknya Tim Pemelihara Prasarana yaitu Bpk. Marzuki, dan Bpk. Hayat. Sedangkan bagi pemilik lahan akan dikenai biaya pemeliharaan jalan. untuk warga pemilik lahan yang berasal dari warga Desa Kalidilem, dikenai urunan per hektar sebesar Rp. 100.000,-. Sedangkan pemilik lahan yang berasal dari luar Desa Kalidilem, dikenai urunan per hektar sebesar Rp. 150.000,-jumlah dana yang sangat murah dan ringan untuk pemilik lahan tebu, jika dibandingkan pendapatan bersih dari hasil penjualan tebu. Dana tersebut akan dilakukan penagihan langsung dengan mendatangi rumah pemilik lahan. Kemudian uang yang terkumpul, akan dicatat sebagai pemasukan bagi kas TP3 Desa Kalidilem.

Kegiatan Pelestarian berupa TPT panjang 35 Meter dari Swadaya
Tahun 2012, TP3 setelah musim panen tebu usai, kesepakatan iuran oleh pemilik lahan tebu, diperoleh dana pemeliharaan Sekitar Rp. 2.400.000,-. Dari hasil tersebut, kemudian dilakukan musyawarah oleh warga dusun Karang anyar, untuk menentukan jenis pemeliharaan yang akan dilakukan dan disepakati pembangunan tembok penahan tanah (TPT). TPT sepanjang 35 M, dikerjakan secara swadaya oleh warga setempat. Selain untuk menahan badan jalan dari beban kendaraan, TPT tersebut berfungsi sebagai penahan laju air saat musim hujan, agar tidak menggerus badan jalan.  Sedangkan untuk wilayah Karetan, TP3 dapat mengumpulkan dana pemeliharaan kisaran Rp. 3.000.000,- yang dipergunakan untuk membeli aspal dengan harga Rp. 1.450.000,-. Namun belum dilakukan untuk perbaikan jalan, karena kendala hujan. Dan akan dilakukan di tahun 2013, setelah musim tebang tebu selesai.  Hal positif yang timbul dengan adanya kesadaran tersebut yaitu pemeliharaan jalan berlangsung secara continue. Tahun 2013 ini, TP3 berencana akan melakukan pemeliharaan atau menambal lubang di beberapa titik untuk mengurangi jumlah kerusakan jalan tersebut. (Jalan yang berlubang, akan segera dibenahi) Semoga hal positif ini dapat menjadikan contoh bagi desa lain di Kecamatan Randuagung. Dengan kesadaran bersama dan urunan, dapat meningkatkan kebersamaan antara warga desa dengan pemilik lahan dari luar desa. Kenyamanan dalam pemakaian jalan tetap terjaga. Hal terpenting adalah Gotong Royong tetap terpelihara dengan arif di Desa Kalidilem. (cerita “manis-AN” -  FK Randuagung, Nurahman Siam, SE.)


Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger