Home » » Kepedulian KPMD Dalam Mengatasi Kemiskinan Didesanya

Kepedulian KPMD Dalam Mengatasi Kemiskinan Didesanya

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Selasa, 22 Oktober 2013 | 11.04

Kondisi awal sebelum rumah direhab
Nganjuk - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan adalah merupakan Program Pengentasan Kemiskinan / program-program  pro-rakyat yang nyata dirasakan manfaatnya oleh rakyat baik di bidang pendidikan, di bidang kesehatan, di bidang usaha mikro, kecil, dan koperasi, di bidang pembangunan daerah. Begitu juga apa yang sudah dilakukan oleh Pelaku PNPM Desa Watudandang. Melalui Alokasi Dana Surplus UPK yang dialokasi untuk bantuan Bansos pada Desa Watudandang.   Dana Bansos di Desa diperhitungkan berdasarkan dengan Jumlah  dari Total Dana Pinjaman SPP yang ada di Desa Watudandang dibanding dengan Total keseluruhan Total Pinjaman SPP se-kecamatan dan dikalikan dengan persentase bansos dari Surplus Pengelolaan di UPK pada 1 tahun anggaran sehingga diperolehlah Alokasi Dana Desa untuk Bansos Desa Watudandang sebesar  Rp.2.935.000,-  Dari Alokasi itulah Pelaku PNPM – MP Desa Watudandang melakukan identifikasi tentang kondisi masyarakat Desa Watudandang.
Hasil Identifikasi KPMD, TPK dan KT terhadap Rumah Penduduk & Kondisi Masyaraka Desa :
•      Rangka Atap yang lapuk.
•      Dinding yang masih belum di plester.
•      Lantai rumah yang masih tanah.
•      Daun Jendela yg permanen (tdk bisa dibuka/ditutup)
•      Adanya Keluarga / Ibu yang sudah janda dan usia sudah tidak produktif.
•      Adanya Kondisi Masyarakat Cacat Fisik.
•      Adanya anak yatim  dsb.
Potret penerima bantuan rehab rumah
Dari hasil Identifikasi itulah KPMD melakukan pendataan yang dilakukan secara tidak langsung guna mengantisipasi munculnya kecemburuan atau protes dari  warga terhadap pemberian bantuan. Hal itu dikarenakan alokasi Dana Bansos yang ada perlu ada perhitungan sehingga pemberian bantuan tersebut mencukupi dengan hasil pendataan yang ada, Sehingga pemberian bantuan memprioritaskan Siapa yang diberi pendanaan lebih dahulu. Dengan kondisi itu Pelaku Desa/KPMD melakukan musyawarah di Tingkat Desa beserta dengan Kepala Desa dan Perangkat Desa Watudandang yang memutuskan :
•    Alokasi Bantuan Bedah Rumah Ibu Patemi
•    Alokasi Bantuan Sembako
•    Bantuan Anak Yatim

 
Gotong royong rehab rumah bentuk kepedulian sekitar
 Dari pemilihan / penentuan alokasi bantuan itulah sebenarnya sudah ada penyadaran di tingkat masyarakat terutama Pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di Desa dalam pemberian bantuan sehingga mana yang harus didahulukan / yang sangat perlu diberikan bantuan walaupun dalam kenyataannya yang kita bantu tersebut tidak aktif  dalam kegiatan PNPM / bukan merupakan pemanfaat SPP.  Dari Usaha yang telah dilakukan oleh KPMD / Pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di Desa dapatlah digambarkan :
•    Dengan adanya bantuan yang nyata dan transparan terhadap masyarakat akan menimbulkan emosi positif untuk membantu dalam perbaikan / menggerakkan masyarakat bergotong royong.
•    Masih adanya sifat gotong royong dimasyarakat yang saat ini sudah mulai memudar.
•    Kesadaran masyarakat dalam upaya untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada di Desanya / paling tidak peduli terhadap masyarakat miskin. Ditulis oleh Alun Widodo, ST (FT Kecamatan Prambon Nganjuk)
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger