Home » , » KEGIATAN ”KAMPOENG TAKJIL RAMADHAN MANDIRI 1434 H” PNPM M Pd KECAMATAN NGULING KABUPATEN PASURUAN MENDAPAT APRESIASI POSITIF DARI BERBAGAI PIHAK

KEGIATAN ”KAMPOENG TAKJIL RAMADHAN MANDIRI 1434 H” PNPM M Pd KECAMATAN NGULING KABUPATEN PASURUAN MENDAPAT APRESIASI POSITIF DARI BERBAGAI PIHAK

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Jumat, 02 Agustus 2013 | 14.31

Pasuruan - Ada yang menarik di Kecamatan Nguling dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, yaitu PNPM-MPd Kecamatan Nguling sedang mengadakan acara yang dinamakan ”Kampoeng Takjil Ramadhan 1434 H”. Acara ini menyediakan banyak aneka macam jajanan kuliner dari kue basa, kue kering sampai aneka kudapan lainnya produksi langsung dari anggota kelompok Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) binaan dari PNPM-MPd Kecamatan Nguling yang akan dibuka selama 20 hari, diikuti oleh 20 stand bazar dari desa-desa yang ada di Kecamatan Nguling yang dibuka mulai ba’da Ashar sekitar jam 15.00 sampai waktu berbuka puasa ketika Adzan Maghrib tiba.

Beraneka macam kudapan yang dijual antara lain beberapa jenis kue basah yaitu seperti lumpia, lumpur, pastel, donat, karamel, serabi, wingko, prol tape, putu ayu, puding, lapis dan lain sebagainya. Dari jenis masakan masih kental dipengaruhi masakan khas pesisir pantura yaitu pelasan ikan, ikan asap, botok ikan, peyek teri, lalapan ikan laut, lalapan lele, lalapan ayam, lalapan rajungan, berbagai macam sayuran dan masih banyak lagi, semuanya tinggal santap. Dari minuman juga banyak jenisnya diantaranya yaitu susu kedelai, kolak pisang, dawet, ketan hitam, sampai es buah. Untuk jajanan kue kering sendiri juga banyak macam jenisnya yang biasa sering kita lihat ketika Lebaran tiba, hanya saja ada dua macam jenis kue kering yang mencuri perhatian saya dan mungkin tidak dimiliki kecamatan lain di Pasuruan yaitu keripik buah mangrove dan cistik telur rajungan, jika dua macam kue kering ini dikemas lebih menarik lagi dengan pemasaran yang lebih luas saya yakin kue kering ini bisa menjadi camilan khas pesisir yang banyak diminati konsumen. Semua produk makanan dari segi harga juga cukup ekonomis sehingga pas untuk kantong semua lapisan masyarakat, dibanderol dari harga Rp. 2000 – Rp.10.000 kecuali kue lebaran hampir tiap hari semua makanan laris manis tanjung kimpul, semuanya ludes terjual. Dan yang membanggakan semua produk yang dijual 90% hasil karya tangan-tangan kreatif dan terampil dari perempuan-perempuan Nguling yang beberapa diantaranya masih belum banyak terekspos keluar Kecamatan karena mungkin manajemen pemasaran masih belum cukup baik yang sebetulnya bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi yang cukup menjanjikan.      
Berawal dari apresiasi tinggi oleh Bapak Bupati lama pada acara Gebyar Dana Sosial Masyarakat tahun 2012 yang membagikan 1000 paket sembako dari hasil  prosentase surplus SPP dan disertai bazar murah produk-produk dari kelompok SPP, Beliau mengatakan bahwa kegiatan positif seperti ini harus menjadi agenda tahunan, bahkan pada waktu itu Pak Bupati sempat memborong beberapa jajanan khas Kec. Nguling, dari situ akhirnya Kampoeng Takjil Ramadhan diusahakan sebagai agenda tahunan dan sudah menginjak tahun kedua. Dengan slogan tahun ini ”Sambil nunggu adzan Maghrib, Ayo bro kita ngabuburit di Kampoeng Takjil Ramadhan Mandiri 1434 H” mendapatkan sambutan sangat positif baik dari masyarakat Nguling maupun  kelompok SPP itu sendiri, bahkan acara yang sempat diliput oleh media televisi lokal TV9 ini sangat didukung sekali oleh Pak Camat dan Kapolsek karena disamping untuk menyediakan takjil, acara Kampoeng Takjil Ramadhan secara tidak langsung  juga sebagai media pemersatu, karena berbagai etnis mulai muslim Tionghoa, Arab, Madura, Jawa sampai Pendalungan (campuran Jawa Madura) yang ada di Kecamatan Nguling semua tumpek blek dilokasi ini hampir setiap sorenya.

Diawali dengan rapat perencanaan bersama seluruh Tim Kelembagaan BKAD yang terdiri dari BKAD, UPK, BP, FT, TV, PL, OC serta dukungan dari PjOK dan Camat maka pembagian tugas dilakukan diantaranya BKAD dan PL bagian koordinasi dengan SKPD, UPK dan TV bagian pengurusan sewa terop, mendata anggota kelompok yang akan menempati stand beserta produknya, BP dan OC bagian mencari sponsor, sedangkan FT bagian pembuatan baliho, spanduk dan umbul-umbul. Yang agak disayangkan adalah jika tahun kemarin Kampoeng Takjil Ramadhan Mandiri bisa menggaet sponsor dari daeler sepeda motor maka dikarenakan perencanaan yang terlalu pendek maka tahun ini tidak ada sponsor yang bisa ikut berpartisipasi, jadi sebagai intropeksi kedepannya perencanaan terutama dalam menggaet sponsor perlu dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Dana yang dipakai untuk acara Kampoeng Takjil Ramadhan Mandiri 1434 H sendiri berasal dari Dana Operasional Kegiatan (DOK) tahun  2013 yang dialokasikan untuk penyelenggaraan Pelatihan Praktek Usaha Kelompok SPP yang befungsi sebagai wadah dan promosi dari produk-produk yang dikembangkan oleh anggota kelompok SPP dengan rincian anggaran sebagai berikut :

-    ATK                                                                  = Rp.      55.000
-    Konsolidasi panitia @ 3 orang                            = Rp.    300.000
-    Tenda 4 bh + meja 20 bh @ 20 hari                   = Rp. 2.750.000
-    Baliho 1bh, Spanduk 4bh, Umbul-umbul 10bh    = Rp. 1.200.000
-    Final checking                                                    = Rp.    150.000
-    Kebersihan @ 20 hari                                        = Rp.    150.000
-    Pelaporan kegiatan                                             = Rp.    150.000
                        Total anggaran                                 = Rp. 4.755.000


Dengan pemasangan baliho besar pada pertigaan jalan utama, pemasangan empat spanduk besar dilokasi-lokasi keramaian dan batas desa, belasan umbul-umbul berlogo PNPM-MPd dan disiarkan melalui radio lokal sebagai media informasi, selama dua kali penyelenggaraan Kampoeng Takjil Ramadhan Mandiri terbukti cukup ampuh menarik perhatian masyarakat untuk datang berkunjung dan membeli takjil di acara bazar ini, dan akhirnya konsumen datang, pedagang pun senang, pulang pun puas. Pada tanggal 3 Agustus 2013 kedepan PNPM-MPd Kec. Nguling Kab. Pasuruan yang dimotori oleh Kelembagaan BKAD juga akan mengadakan acara lagi yaitu Dana Sosial Masyarakat Santunan Anak Yatim Piatu Tahun 2013 yang akan didanai dari hasil prosentase surplus SPP.  Penulis : Tonny Priambodo (Fasilitator Teknik Kec. Nguling Kab. Pasuruan)

”Mudah-mudahan tulisan ini bisa sebagai media penyambung lidah rakyat, pembuka informasi dan memberikan manfaat bagi yang membaca”
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger