Home » , » BKAD Kecamatan Jabon Sidoarjo Sebagai Pelestari Program

BKAD Kecamatan Jabon Sidoarjo Sebagai Pelestari Program

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Rabu, 14 Agustus 2013 | 12.58

Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, terdiri dari 15 desa, dengan jumlah penduduk sebanyak 55.228 Jiwa atau 11.782 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 2.655 KK (23 %) dikategorikan sebagai Rumahtangga Miskin (RTM). Mata pencaharian utama masyarakat disini adalah petani. Kecamatan ini memiliki sejumlah sumberdaya alam potensial seperti Pasir dan Rumput Laut. Adapun produk unggulan pertanian kecamatan ini adalah Padi dan unggulan produk lain seperti Krupuk, Tempe dan Bordir.
Kecamatan ini telah berpartisipasi dalam PNPM Mandiri Perdesaan sejak tahun 2007 hingga saat ini. Tentu saja hal ini tidak lepas dari pelaku PNPM di tingkat kecamatan terutama pelestari program yaitu  BKAD ( Badan Kerjasama Antar Desa ). BKAD kecamatan Jabon terbentuk pada tahun 2007 bersamaan dengan adanya PNPM-MPd di kecamatan Jabon.
BKAD Kecamatan di kecamatan Jabon sendiri terdiri dari 3 ( tiga ) anggota, yaitu :
Mashudi, Amd.Kep. ketua BKAD
Rosyandi, Sekretaris BKAD
Supi’I, SPd, Bendahara BKAD
Anggota BKAD tersebutlah selama ada program PNPM-MPd di kecamatan Jabon yang selalu mendampingi, memantau, melestarikan dan memelihara program, baik untuk kegiatan sarana maupun non sarana, baik dalam keadaan tidak ada masalah maupun pada saat ada kendala, baik kendala di desa maupun di kecamatan.
Sesuai dengan perkembangan kegiatan, khususnya kegiatan non sarana atau SPP di kecamatan Jabon, memang dari perkembangan asset UPK terus meningkat, tetapi di sisi
Dengan melihat hal tersebut, BKAD kecamatan Jabon ingin supaya hal tersebut terkikis bahkan hilang dari kecamatan Jabon, sehingga kelompok benar-benar tertib dalam kegiatan pengembalian angsuran, tertib administrasi kelompok serta kelompok menjadi satu embrio koperasi di desanya serta menghindari kecamatan Jabon dari potensi kecamatan bermasalah. BKADpun  terus melakukan koordinasi dengan pihak kabupaten, pihak kecamatan, serta pihak desa supaya apa yang menjadi keinginan program bias terealisasi.
Melalui berbagai proses koordinasi dan tahapan, serta berbagai tindakan pendekatan dengan kelompok, BKAD kecamatan Jabon terus berupaya merubah pandangan kelompok SPP bahwasanya yang penting angsuran kelompok lancar, tanpa ada administrasi pendukung, tranparansi terhadap anggota.
Kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan BKAD yang bekerjasama dengan BP UPK, UPK serta pendampingan FK / FT kecamatan Jabon dalam memperbaiki kegiatan kelompok  :
  • Bersama UPK, BP UPK dan FK/FT mengunjungi anggota/kelompok dalam pembinaan kelompok maupun fasilitasi penagihan angsuran anggota/kelompok secara terjadwal dan berkala di berbagai desa.
  •  Fasilitasi kegiatan pelatihan kelompok, di mana dalam pelatihan lanjutan ini, kelompok diberikan materi mengenai administrasi kelompok yang baik, cara meminimalkan anggota/kelompok bermasalah serta tranparansi dana tanggung renteng dan IPTW kelompok. BKAD
  • Beserta elemen kelembagaan se-kecamatan Jabon yang meliputi BP UPK, Tim Verifikasi, Tim Pendanaan, UPK, FK/FT dan Tim Penanganan Masalah merencanakan kegiatan identifikasi kelompok SPP se-kecamatan Jabon yang rencana akan dilaksanakan setelah Hari Raya raya Idul Fitri, di mana dalam kegiatan ini, tim kelembagaan akan mengidentifikasi kebenaran pinjaman SPP UPK yang ada di kelompok.
  • Secara terjadwal BKAD selalu mendampingi kegiatan UPK di desa, baik untuk kegiatan verifikasi SPP perguliran, maupun pendampingan pada saat pencairan SPP perguliran di desa sebagai bentuk pengawasan dan pelestarian terhadap dana program dana bergulir SPP.
Kegiatan dukungan dari BKAD terhadap program di kecamatan Jabon  sebagian besar sudah terlaksana, dan sebagian memang belum terealisasi, hal tersebut tentunya dikarenakan adanya berbagai hambatan atau kendala yang ada. Tetapi walau belum semua kegiatan BKAD kecamatan Jabon dalam rangka pelestarian program atau pelestarian terhadap dana program belum bisa terealisasi sesuai rencana, tetapi paling tidak usaha BKAD kecamatan Jabon telah bisa merubah pola kegiatan anggota maupun kelompok SPP di kecamatan Jabon pada khususnya.  Terhadap rencana kegiatan yang belum terealisasi, berdasar kesepakatan RKTL kelembagaan,  BKAD kecamatan Jabon akan tetap berusaha melaksanakan kegiatan yang masih belum terlaksana, guna terus memperbaiki perkembangan kelompok SPP se-kecamatan Jabon dengan tujuan supaya PNPM kecamatan Jabon bisa tetap eksis, serta kecamatan Jabon tidak terancam menjadi kecamatan potensi bermasalah.

Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger