Home » » Terkejut, MAD Prioritas Usulan di Kecamatan Campurdarat Disambangi Dahlan Iskan

Terkejut, MAD Prioritas Usulan di Kecamatan Campurdarat Disambangi Dahlan Iskan

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Selasa, 04 Februari 2014 | 11.02

Pak Dahlan dalam kunjungan di MAD Prioritas
TULUNGAGUNG, Tanpa terasa sudah satu dasawarsa lebih “kehadiran” Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) di Kabupaten Tulungagung dalam “melakukan tugasnya” ditengah-tengah proses upaya penanggulangan dan pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, yaitu dimulai tahun 2001 dengan nama Program Pengembangan Kecamatan (PPK) dan menjadi PNPM-MPd sejak tahun 2007 sampai sekarang.
Selama kurun waktu tersebut, disadari ataupun tidak bahwa sebenarnya cukup banyak warna yang telah diberikan oleh program, baik itu dilihat dari sudut pandang ekonomi, pembangunan prasarana perdesaan, pendidikan dan kesehatan maupun organisasi kemasyarakatan. Keberhasilan PNPM Mandiri Perdesaan karena selalu berpegang pada prinsip-prinsip dasar, salah satu diantaranya adalah berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kualitas hidup masyarakat perdesaan, yang telah menjadi ikon pembangunan pasrtisipatif di kalangan masyarakat. Hal ini terjadi karena banyaknya kontribusi riil terhadap masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat perdesaan. Ada beberapa hal yang membedakan program PNPM MPd dengan program yang lain pada umumnya, yaitu perbedaanya adalah pada proses dan tahapan-tahapan kegiatannya, dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya sebagai objek tapi juga sebagai subjek, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di daerahnya.
Mengingat hal tersebut, maka tidak ada alasan bagi kita untuk mengenyampingkan prinsip-prinsip dasar dan sistem yang telah dibangun oleh PNPM-Mandiri Perdesaan dalam setiap kegiatan seperti halnya tahapan kegiatan MAD (Musyawarah Antar Desa) Prioritas Usulan. Tujuan diselenggarakan MAD Prioritas ini adalah untuk merangking usulan desa yang telah diajukan dan telah diverifikasi oleh Tim Verifikasi yang telah melaksanakan tugasnya jauh hari sebelumnya. Hasil Tim Verifikasi selanjutnya digabungkan dengan hasil diskusi kelompok wakil MAD dari masing-masing desa. Dari hasil akhir setelah dirangking maka didapatkan prioritas usulan desa yang akan dijadikan bahan untuk penetapan pada MAD Penetapan selanjutnya. 
Sesuai jadwal yang telah tersusun, pada tanggal 27 Januari 2014 digelar MAD Prioritas Usulan bertempat di Kecamatan Campurdarat. Seluruh pelaku PNPM-MPd tumpah ruah mengikuti jalannya kegiatan. Unsur instansi/lembaga yang hadir berasal dari BPMPD Kabupaten Tulungagung, Kecamatan Campurdarat, Fasilitator Kabupaten dan Kecamatan. Ada hal yang mengejutkan para peserta dan narasumber yaitu ketika Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan mendatangi tempat kegiatan. Seketika suasana menjadi riuh saat Pak Dahlan menjejakkan kakinya menuju Aula Kecamatan Campurdarat menghampiri peserta rapat. Tingkah polah orang-orang menjadi kacau, kebanyakan mereka mengambil momentum tersebut untuk berfoto ria bersama orang nomor 1 di Direksi BUMN. 
Kedatangan Bapak Dahlan Iskan ke Tulungagung sebenarnya dalam rangka temuwicara dengan kelompok tani di Desa Sambitan, Tulungagung pada 26 Januari 2014. Sehingga seluruh peserta MAD merasa terkejut sekaligus bersyukur dihadiri tamu sekelas Dahlan Iskan. Spontan kegiatan dilanjutkan acara sambutan oleh Pak Dahlan dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Beliau mempersilahkan kepada para pelaku PNPM Mandiri Perdesaan untuk menyampaikan keluh kesahnya selama ini terkait kegiatan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah ada yang menanyakan terkait semakin tingginya harga pakan ikan (konsentrat), padahal bila dikalkulasi antara harga pakan dengan hasil panen mendapatkan selisih yang tipis bahkan banyak yang merugi. Sedangkan potensi perikanan di Kabupaten Tulungagung sangat besar dan belum dimaksimalkan. Menanggapi hal tersebut, Pak Dahlan langsung menjawab “Keluhan Ibu itu merupakan permasalahan Nasional, bukan hanya di Tulungagung saja tetapi sudah menjadi isu Nasional”, lantas beliau mengambil telepon genggam disakunya, lalu mencari-cari nomor temannya.
Yang dihubungi ternyata Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan, beliau kemudian berkeluh kesah tentang keadaan yang dialami oleh mayoritas pembudidaya ikan. Dari pembicaraan tersebut Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan menyarankan agar Pak Dahlan menghubungi salah satu produsen besar pakan ikan di Jawa Timur karena antara Dinas Kelautan dan Perikanan Pusat dengan pabrik tersebut telah melakukan MoU perjanjian pembuatan pakan hemat yang berkualitas. Mendengar keterangan tersebut Pak Dahlan lantas menghubungi pabrik pakan tersebut dan melakukan pembicaraan terkait pakan ikan yang hemat dan berkualitas. Dari pembicaraan tersebut pihak pabrik sebenarnya mau datang ke Kabupaten Tulungagung tetapi Pak Dahlan Iskan kebetulan akan segera menghadap Bapak Presiden sehingga beliau berjanji akan menampung keluhan masyarakat dan dijadikan bahan rapatnya selepas di Jakarta nanti. Selanjutnya beliau bergegas pamitan disambut oleh seluruh hadirin dengan berjabat tangan.
Tentunya kehadiran Pak Dahlan Iskan merupakan kenangan indah dan bersejarah khususnya oleh seluruh pelaku PNPM di Kecamatan Campurdarat. Mudah-mudahkan dapat menambah motivasi para pemeran PNPM dalam rangka mendampingi masyarakat dalam mensukseskan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat. BPMPD@doc.
Sumber : http://www.tulungagung.go.id/index.php/berita/2074-terkejut-mad-prioritas-usulan-di-kecamatan-campurdarat-disambangi-dahlan-iskan

Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger