Home » » Pembangunan Saluran Irigasi Dusun Karangnangka Desa Selowogo TA 2012, Hasilkan Pekerja Kasar Menjadi Tukang Profesional Serta Perguliran Dana SPP Untuk Kegiatan Ekonomi Produktif

Pembangunan Saluran Irigasi Dusun Karangnangka Desa Selowogo TA 2012, Hasilkan Pekerja Kasar Menjadi Tukang Profesional Serta Perguliran Dana SPP Untuk Kegiatan Ekonomi Produktif

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Minggu, 12 Mei 2013 | 15.04


Dayat – sedang mengerjakan saluran irigasi yang menjadikan dia mahir
Sitobondo - Dalam hasil kegiatan SPP dan Non SPP, masyarakat menerima manfaat dengan baik. Khusus kegiatan saluran irigasi tahun 2012 di Desa Selowogo ini. Masyarakat di 3 dusun ( dusun Karangnangka, Karanganyar dan Pagargunung) menerima manfaat dari kegiatan ini. Selain itu, salah satu pengalaman baik yang dihasilkan melalui kegiatan ini adalah bisa memberdayakan masyarakat setempat. Misalnya ada salah satu pekerja di dusun Karangnangka ini berhasil menimba pengalaman dalam praktek bekerja sehingga akhirnya dapat menjadi tukang.  Pekerja kasar tersebut bernama Dayat.  Setelah bekerja sebagai pekerja kasar (kuli) untuk kegiatan sarana prasara  di PNPM-MPd Desa Selowogo TA. 2012, khususnya kegiatan saluran Irigasi tersebut, akhirnya bisa menjadi tukang profesional.  Hasil pengalaman bekerja tersebut saat ini sudah dikembangkan untuk lebih menambah keilmuan di bidang pertukangannya.  Hal ini tentunya sebagai dampak dari kegiatan sarana prasarana di PNPM-MPd, bahwa salah satu tujuannya adalah memberikan akses kesempatan bekerja bagi masyarakat miskin untuk mengembangkan potensi sehingga akan tercipta kemandirian masyarakat itu sendiri.

Ibu Salama sedang melayani pembeli


Selain kegitan phisik pembangunan saluran irigasi, Desa Bungatan juga berhasil membukukan kegiatan produktif dengan memanfaatkan pinjaman SPP untuk usaha warungan. Tidak menyangka akhirnya usaha warung Ibu Salama menjadi meningkat dari tahun ke tahun.  Hal ini tentunya berkat kerja kerasnya untuk menekuni usaha tersebut setelah mendapatkan pinjaman dari Simpan Pinjam Khusus Perempuan PNPM-MPd di desa Bungatan pada tahun 2011 lalu. Awalnya Ibu Salama  hanya dapat pinjaman sebesar 1 juta. Ibu yang sudah mempunyai dua anak ini juga sebagai ketua kelompok Tulip 1.  Dia bersama 13 orang anggotanya mulai tahun 2011 memulai pinjaman kepada UPK.
Warung usaha Ibu Salama - semoga banyak pembeli
Awalnya Ibu Salama sebelum dapat pinjaman dari SPP PNPM-MPd hanya mengandalkan pendapatan suaminya dalam bekerja di sawah. Usaha jualan di warungnya juga sering kali rugi karena modalnya yang pas-pasan. Setelah satu tahun meminjam dan mengangsur secara tepat waktu ke UPK, akhirnya pada tahun 2012 kelompok ibu Salama mendapatkan dana perguliran dari UPK yang ke dua. Pinjaman untuk kali ini sudah meningkat, yaitu sebesar 2 Juta karena tidak tercatat ada tunggakan.
Modal 2 Juta tersebut oleh Ibu Salama terus dikembangkan untuk modal warung nasinya. Ibu Salama mengembangkan menu-menu makanan dan fasilitas warung sebagai tempat usahanya itu. 


Alhamdulilah seperti yang diakuinya sendiri oleh ibu Salama bahwa saat ini pendapatan bersih perhari yang didapatkan dari usahanya itu sebesar 50 ribu.  Hasil tersebut tentunya selain dibuat angsuran kepada UPK, juga sudah cukup untuk biaya sekolah anaknya yang terakhir.   Lokasi ibu Salama berjualan memang strategis, yaitu berdekatan dengan Kantor Kecamatan Bungatan.
Tentunya dengan mengandalkan pelanggan dari staf kecamatan dan masyarakat umum di daerah pinggir pantai Pasir Putih usaha tersebut terus berkembang. Semoga usaha ibu Salama terus meningkat dan bisa meningkatkan kesejahteraan anggota kelompoknya. Amin.
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger