Home » » KELOMPOK SAYUK RUKUN II ADALAH PROFIL USAHA SUKSES DARI SEBUAH DESA TERISOLIR DI KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR YANG MENDAPATKAN STIMULAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF (UEP) DARI PNPM MANDIRI PERDESAAN

KELOMPOK SAYUK RUKUN II ADALAH PROFIL USAHA SUKSES DARI SEBUAH DESA TERISOLIR DI KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR YANG MENDAPATKAN STIMULAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF (UEP) DARI PNPM MANDIRI PERDESAAN

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Kamis, 03 Januari 2013 | 13.20

Proses Produksi ditempat yang sangat sederhana
Kabupaten Malang - Musim kemarau panjang dengan jalanan berbatu membawa kami Fasilitator Kecamatan PNPM – MPd  Kecamatan Pagak yang masih dalam waktu orientasi wilayah ke suatu dusun di salah satu desa yang ada di Kecamatan Pagak Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Suasana perdesaan yang begitu kental dan kentara disetiap sudut mata memandang, dihiasi pepohonan yang meranggas karena kurangnya ketersediaan air seperti pada umumnya desa – desa  yang ada di wilayah Malang Selatan. Maklum baru 1 bulan kami relokasi ke Kabupaten Malang tepatnya di Kecamatan Pagak. Desa Sumberkerto merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Pagak, dengan jarak tempuh 13 km arah tenggara dari pusat pemerintahan  kecamatan. Dengan luas 1.092.500 Ha desa ini  hanya memiliki jalan tanah berbatu untuk jalan poros desa maupun jalan antar desa yang menghubungkan desa tersebut dengan desa lain. Meskipun ada beberapa ruas jalan yang sudah meningkat menjadi jalan rabat beton akan tetapi prosentase keberadaannya sangatlah kecil. Praktis desa tersebut tidak memiliki fasilitas infrastruktur yang memadai,  pantaslah kiranya Desa Sumberkerto termasuk kategori  desa tertinggal.

Sepanjang perjalanan yang kami temui adalah berhektar – hektar  tanah dengan tanaman tebu hingga pada satu saat kami melintasi rumah penduduk dengan suara denting – denting  yang sedikit aneh dan kontradiksi dengan suasana dusun yang sangat sepi. Dengan keramahan khas perdesaan, kami dipersilahkan untuk mampir ke rumah itu.  Pemilik rumah yang bernama Heri menyambut kedatangan kami dan memperkenalkan diri sebagai anggota Kelompok Sayuk Rukun II pemanfaat UEP PNPM – MPd  Kecamatan Pagak.  Sesuatu hal yang membuat kami terkejut dan menjadi perasaan kagum adalah bahwa denting suara tersebut berasal dari industri pembuat barang – barang  dapur dengan bahan alumunium seperti panci, penggorengan sampai dengan oven.  Dalam menjalankan usahanya Heri sudah 4 (empat) kali menerima perguliran dari UPK PNPM MPd Kecamatan Pagak.  Melalui pinjaman  UEP PNPM – MPd  Heri bersama anggotanya sudah merasakan manfaatnya diantaranya  adanya tambahan modal yang telah diberikan untuk dirinya sendiri maupun anggota yang lain.   Berlatar belakang akses transportasi yang  kurang atau bahkan tidak memadai terdapat contoh nyata adanya industri skala rumah tangga dengan omzet rata-rata 20 juta dalam satu bulannya dan memiliki karyawan 5 s/d 8 orang bergantung pada banyak sedikitnya pesanan serta permintaan pasar. 

Contoh Hasil Produksi Yang Laris Manis
Produk kerajinan rumah tangga ini sudah memiliki pangsa pasar tersendiri karena bahan baku yang digunakan berkualitas dengan daerah pemasaran Kabupaten Malang dan sekitarnya.  Pertanyaan yang kami ajukan seputar nama merk produk dijawab Heri dengan sederhana bahwa produk kerajinan yang mereka miliki belum memiliki nama merk dan pemasarannya masih memakai cara-cara tradisioanal hanya dengan menitipkan barang ke penjual/toko-toko. Dengan memakai peralatan serta manajemen yang sederhana, usaha yang telah dijalankan selama bertahun – tahun tersebut bisa bertahan dari krisis atau “survive”.

“Dengan adanya pinjaman UEP di PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang kami merasa terbantu sehingga usaha kami berkembang” Ucap Heri sambil memegang palu memukul panci buatannya.  Kesempatan untuk maju, kesempatan untuk berkembang melalui peningkatan kapasitas pelatihan industri sangatlah  dibutuhkan oleh kelompok –kelompok  semacam ini. Kemudahan akses transportasi serta kemudahan akses promo dan pengembangan produk masih menjadi impian banyak orang didesa tersebut, termasuk di dalamnya kebutuhan akan alat produksi dengan menggunakan teknologi yang lebih maju.  Ada banyak hal yang masih menjadi Pekerjaan Rumah kita bersama dalam pemberdayaan masyarakat untuk bisa memberikan jalan dan ruang untuk mereka menuju mandiri.   

Harapan, semoga masih banyak Heri Heri  lain yang bisa  mengembangkan keterampilannya sehingga masyarakat desa tidak terpengaruh arus urbanisasi dan akhirnya desa merupakan komunitas terbaik untuk menjalankan usaha produksi walau dengan akses dan keterbelakangan dari berbagai fasilitas. – ditulis  oleh Luthvia Krisnaningtyas (FK Pagak)  bersama Suparman, SPd  (Faskab )
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger