Home » , » KADO ISTIMEWA KEPADA SELURUH FASILITATOR PNPM MANDIRI PERDESAAN & GENERASI SEHAT CERDAS PROVINSI JAWA TIMUR DI AKHIR TAHUN 2012

KADO ISTIMEWA KEPADA SELURUH FASILITATOR PNPM MANDIRI PERDESAAN & GENERASI SEHAT CERDAS PROVINSI JAWA TIMUR DI AKHIR TAHUN 2012

Dipublikasikan Oleh PNPM Mandiri Perdesaan Jawa Timur pada Jumat, 21 Desember 2012 | 20.29


Banner yang diletakkan di pintu masuk hotel - sebagai sosialisasi "branding"

Ibu Tyas - FK Kecamatan Blega sedang presentasi hasil disko
Surabaya - Dipenghujung tahun 2012 seluruh barisan fasilitator yang peduli dengan rumah tangga miskin yaitu sebanyak 1.168 orang  yang terdiri dari 276 fasilitator perempuan atau sebesar 24% dan 892 fasilitator laki - laki atau sebesar 76% yang tergabung kedalam PNPM Mandiri Perdesaan dan Generasi Sehat Cerdas (GSC) sudah kelar mengikuti Pelatihan Penyegaran bagi Fasilitator Kecamatan dan Fasilitator Teknik di 29 Kabupaten se Jawa Timur.  Pelatihan ini sebagai tindak lanjut dari hasil TOT yang sudah diberikan kepada Fasilitator Kabupaten pada pertengahan November 2012 lalu di Solo Jawa Tengah (lihat berita terkait di blogspot.com sebelumnya).
Ternyata laki - laki masih dominan menjadi  fasilitator di PNPM MPd & GSC Jawa Timur
Fasilitator PNPM MPd & GSC Jawa Timur  berdasarkan jabatan dan gender

 MATERI PELATIHAN Materi pelatihan penyegaran - meliputi : PNPM MPd sebagai Program Penanggulangan Kemiskinan (4 jam), Tinjauan Ulang Kualitas RPJM Desa (7 jam), Kaderasasi Pemberdayaan Masyarakat (3 jam), Pengorganisasian Masyarakat (4 jam), Penanganan Masalah (4 jam), Pengelolaan Kader Pemberdayaan Masyarakat (3 jam), Teknik Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan (3jam), Teknik Meningkatkan Pelatihan Masyarakat (3 jam), , Penguatan Dukungan Pemdes & Kelembagaan Masyarakat dalam Pelaksanaan PNPM (3 jam), Kinerja Dana Bergulir (2 jam), Penguatan Kelembagaan Dana Bergulir (4 jam), Penguatan Aspek Usaha Kelompok SPP - UEP (2 jam), Penguatan Aspek Usaha Kelompok SPP - UEP (1 jam), Analisa Laporan Keuangan (3 jam).   Sedangkan kelas Fasilitator teknik dengan kurikulum pelatihan seperti berikut : Pemanfaatan Kegiatan Sarana Prasarana (2 jam), Dampak Lingkungan (1 jam), Seleksi Kegiatan Sarana Prasarana ( 1 jam), Proses Verifikasi (1 jam), Kendala Proses Design Teknis dan RAB (2jam)Pemeriksaan Design teknis (2 jam), Inventarisasi dan Pemeriksaan Kualitas Prasarana (2 jam), Survei Harga Antar Daerah (1 jam), Spesialisasi FT (1 jam), Pemantauan Partisipasi dan Aturan serta Kualitas (2 jam), Pengadaan Barang dan Jasa (2 jam), Belajar dari Kegagalan Prasara (1jam), Early warning Sign (1 jam), Pengelolaan Kader Teknik (2 jam), Cara BKAD mengevaluasi Pemeliharaan Prasarana (2 jam). Proses pelaksanaan pelatihan ada sesi kelas gabungan dan kelas terpisah antara FK dan FT, sedangkan matreri pelatihan gabungan meliputi : Strategi Pengembangan Media Komunikasi (3 jam), Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Implementasi Program (3 jam).

Ibu Ratna & Pak Yudo memfasilitasi kelas FT
Pelaksanaan pelatihan selama 9 hari di masing - masing kabupaten, karena keterbatasan waktu dan fasilitator maka manajemen pelaksanaan diserahkan kepada masing - masing kabupaten - berdasarkan hasil diskusi antar faskab maka ada pelaksanaan pelatihan yang per cluster artinya beberapa kabupaten gabung menjadi satu tempat pelatihan tetapi juga ada yang per kabupaten sendiri. Seluruh fasilitator kecamatan dan fasilitator teknik dari 29 kabupaten, 508 kecamatan serta 6.634 desa wilayah PNPM Mandiri Perdesaan dan GSC sudah selesai mendapatkan pelatihan penyegaran.  Pertanyaannya adalah akankan setelah selesai pelatihan penyegaran para pahlawan fasilitator kita akan terpompa semangatnya untuk melayani rumah tangga miskin menjadi lebih baik ?. Insya Allah.


SEBUAH PERMENUNGAN

Penulis berkesempatan melakukan indept interview kepada beberapa fasiliator kecamatan dan fasilitator teknik dari beberapa kabupaten (tentu belum representative mewakili FK & FT) disaat istirahat sambil santai untuk mendapatkan bahan masukan perbaikan jika ada penyegaran lagi dimasa datang. Berikut adalah beberapa komentar mereka : pada umumnya pelatihan penyegaran ini sangat membantu tugas kami sebagai fasilitator yang berhubungan langsung dengan masyarakat, materi pelatihan sangat baik dan cocok dengan kebutuhan saat ini, merasakan mendapatkan manfaat ketika pelaksanaan pelatihan di gabung dengan kabupaten lain sehingga kami bisa saling bertukar informasi dan lebih kenal. Selain itu mereka juga memberikan input perbaikan jika ada penyegaran serupa yaitu : waktu proses pelatihan jangan terlalu lama - maksimal 5 hari saja kalau materinya banyak bisa direncanakan 2 atau 3 kali penyegaran sehingga tidak membosankan diakhir pelatihan, ada beberapa materi pelatihan yang terlalu normatif sehingga kurang membumi (aplikatif), ada materi tentang team building yang pelaksanaanya diluar kelas, ada studi lapang sebagai bagian dari materi pelatihan dan yang terpenting adalah semua jajaran fasilitator harus selalu mendampingi di setiap sesi materi di seluruh proses pelaksanaan pelatihan dikelas - hal ini penting untuk memotivasi semangat peserta dan sebagai nara sumber alternatif disaat fasilitator utama mengalami kejenuhan atau kesulitan dalam memfasilitasi.  Kehadiran semua tim fasilitator di kelas adalah obat mujarab untuk memompa semangat peserta. Sampai ketemu lagi di pelatihan penyegaran yang akan datang - tentu dengan harapan ada perbaikan kualitas baik dari sisi materi maupun proses pelaksanaannya serta tindak lanjut dalam mendampingi konstituen utama yaitu Rumah Tangga Miskin. [hry]
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan ketikkan komentar Anda...

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Berita Seputar PNPM

Arsip lain Kategori ini »

Good Practices

Arsip lain Kategori ini »
Published by : Magister Pendidikan
Copyright © 2013. PNPM Mandiri Perdesaan - Jawa Timur - All Rights Reserved
Created and Support by A.M.C. Purnama
Proudly powered by Blogger